Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Theresia Nathania Kalynda, Ahmad Ravialy Vanevy, dan Hendrian Leonardi, mahasiswa Teknik Sipil Universitas Pradita, yang berhasil meraih Juara 3 Best Technical Analysis dalam ajang National Construction Project Poster Competition. Prestasi ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa Pradita dalam mengolah studi kasus proyek konstruksi secara komprehensif, mulai dari analisis teknis, perhitungan struktur, hingga kelayakan finansial berbasis data nyata.
Capaian tersebut mencerminkan semangat Real Case Real Experience Universitas Pradita, di mana mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga diuji untuk menghadapi tantangan yang mendekati praktik profesional di dunia industri. Tiga mahasiswa angkatan 2023—Hendrian, Ahmad Ravialy Vanevy, dan Theresia Nathania Kalynda—membuktikan bahwa pembelajaran di Pradita mendorong kolaborasi, analisis kritis, dan keberanian untuk mencoba.
Bagi Hendrian, keterlibatan dalam kompetisi menjadi sarana untuk melatih kerja sama tim dan kemampuan analisis teknis. Aktif sebagai volunteer Prathentic dan anggota Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil, ia menghadapi tantangan perhitungan dan analisis berbahasa Inggris yang menuntut ketelitian tinggi. “Semangat adalah kunci, karena tanpa semangat kita tidak akan bertahan dalam proses,” ungkapnya. Pengalaman ini mempererat hubungan tim sekaligus mengasah skill design dan analisis yang relevan dengan dunia kerja.
Sementara itu, Ahmad Ravialy Vanevy menempuh perjalanan penuh tantangan dengan keterbatasan waktu yang ekstrem. Di tengah jadwal akademik yang padat, ia dan tim hanya memiliki satu kali sesi bimbingan sebelum lomba. Namun, dengan mengolah data nyata, menghitung nilai Net Present Value (NPV), serta mengumpulkan data primer dalam hitungan jam, mereka berhasil meraih kemenangan. “Dengan percaya pada diri sendiri, kita akan tetap melanjutkan apa yang kita inginkan dalam kondisi apa pun,” ujar Ahmad.
Aktivitas non-akademik Ahmad yang luas—mulai dari Wakil Ketua PKKMB Universitas Pradita 2025, Koordinator Divisi Eksternal Himpunan Teknik Sipil, hingga Ketua Pelaksana Seminar Nasional yang melibatkan industri—menjadi bekal penting dalam membangun kepemimpinan, jejaring, dan kemampuan memecahkan masalah secara cepat.
Bagi Theresia Nathania Kalynda, konsistensi mencoba dan keberanian mengambil peluang menjadi kunci. Berbekal kemampuan analisis dan desain, ia dan tim menyusun karya dalam waktu sangat singkat hingga akhirnya meraih juara. “Rezeki tidak pernah salah waktu,” ujarnya. Mantan Ketua Himpunan Teknik Sipil Universitas Pradita periode 2024/2025 ini juga aktif membawa mahasiswa Teknik Sipil lebih dikenal, baik di lingkungan internal maupun eksternal kampus.
Sebagai penegasan atas capaian tersebut, Theresia Nathania Kalynda, Ahmad Ravialy Vanevy, dan Hendrian Leonardi berhasil meraih Juara 3 Best Technical Analysis dalam ajang National Construction Project Poster Competition. Kompetisi ini menantang peserta untuk menyajikan analisis teknis proyek konstruksi secara komprehensif, mulai dari aspek desain, perhitungan struktur, hingga kelayakan finansial berbasis data nyata.
Poster yang mereka presentasikan mengangkat studi kasus proyek infrastruktur berskala nasional dan disusun melalui pendekatan analisis riil yang merefleksikan pembelajaran di kelas. Proses pengerjaan dilakukan dengan waktu terbatas, mengandalkan kolaborasi tim, ketajaman analisis, serta kemampuan menyampaikan solusi teknis secara visual dan sistematis.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Teknik Sipil Universitas Pradita tidak hanya mampu memahami teori, tetapi juga mengaplikasikannya dalam konteks kompetisi nasional. Inilah wujud Real Case Real Experience di Universitas Pradita—membentuk mahasiswa yang kritis, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia profesional.