Hingga penghujung tahun 2025, Universitas Pradita resmi meluluskan total 1.300 wisudawan dari berbagai program studi. Selain gelar dan ijazah, wisudawan ini juga dibekali dengan pendalaman berupa integritas, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi dunia profesional. Wisuda ke-13 Universitas Pradita telah diselenggarakan pada Rabu, 10 Desember 2025, berlokasi di The Springs Club, Summarecon Serpong. Momentum ini menegaskan komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan berbasis industri yang menyiapkan lulusan adaptif, berintegritas, dan siap berkarya di dunia profesional.
Rektor Universitas Pradita, Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A., menyampaikan bahwa di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, lulusan perlu memiliki kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, serta berinovasi untuk menciptakan produk atau jasa baru. “Menjadi pintar itu mudah jika diberi ruang belajar, namun membentuk pribadi berintegritas adalah tantangan sesungguhnya karena membutuhkan kerendahan hati, rasa hormat, dan kepedulian. Nilai inilah yang kami tanamkan melalui value caring dalam kehidupan kampus,” ujar Prof. Eko.
Sebagai perguruan tinggi yang diinisiasi oleh PT Summarecon Agung Tbk, Universitas Pradita mengembangkan model Enterprise University yang menghubungkan kampus dengan dunia industri. Executive Director Unit Edukasi Summarecon, Aida Halim, menegaskan bahwa pendekatan tersebut dirancang agar lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu memimpin dan menciptakan peluang baru. “Di tengah ketatnya persaingan dunia pendidikan, kami bersyukur atas pencapaian dan kepercayaan yang telah diberikan kepada kami hingga saat ini. Kami akan terus mengembangkan beragam langkah strategis di tahun depan diantaranya melalui penguatan sarana dan prasarana pembelajaran untuk semakin meningkatkan value dari Universitas Pradita ” ujarnya.
Peningkatan Fasilitas Kampus Dukung Pengalaman Belajar Mahasiswa
Pada tahun 2026 ini, Universitas Pradita merencanakan pembangunan dan pengembangan sejumlah fasilitas pendukung pembelajaran, meliputi Laboratorium Laundry, Laboratorium Desain, penambahan lima ruang kelas baru, serta pengembangan ruang Virtual Reality (VR Room) sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif dan berbasis teknologi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, keterlibatan praktisi industri sebagai dosen, serta pembelajaran berbasis proyek nyata melalui pendekatan Real Case, Real Experience. Pendekatan ini mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, berkolaborasi, dan menghasilkan solusi aplikatif sejak masa studi.
Sebelumnya di sepanjang 2025, Universitas Pradita telah melakukan peningkatan fasilitas kampus untuk memperkuat proses pembelajaran sekaligus kehidupan mahasiswa. Pengembangan tersebut mencakup peresmian Smart Class dan Podcast Room sebagai ruang pembelajaran berbasis teknologi dan kreasi konten, serta kantin berstandar foodcourt dan student lounge modern yang berfungsi sebagai pusat interaksi dan aktivitas komunitas mahasiswa. Pada tahun yang sama, maskot kampus “Adita” juga resmi terdaftar sebagai merek, menegaskan penguatan identitas dan ekosistem kampus. Selain pengembangan fasilitas, berbagai program kolaboratif seperti Run to New Beginnings, Dies Natalis ke-9, Special Open House 2.0, dan kegiatan komunitas lainnya turut memperkaya pengalaman pembelajaran mahasiswa melalui keterlibatan komunitas dan aktivitas di luar kelas.
Capaian Mahasiswa di Level Nasional dan Internasional
Sepanjang 2025, mahasiswa Universitas Pradita mencatat berbagai prestasi melalui pendekatan Real Case, Real Experience, yang menekankan kesiapan industri, kemampuan aplikatif, dan kreativitas.
Mahasiswa Interior Design meraih penghargaan pada ASMINDO Young Furniture Designer Award (AYFDA) 2024, dengan tiga mahasiswa memperoleh penghargaan Best Innovation dan Best Ergonomic Design. Prestasi ini diperkuat dengan capaian Juara Utama pada Y.iD Award 2025 dan Higold Kitchen Design Competition.
Mahasiswa Management meraih Gold Medal dan Best Market Research pada Inspire X Summit Festival 2025 karena dinilai mampu menganalisis bisnis hingga strategi kreatif berbasis riset pasar.
Daniel Axel Gerrits meraih Juara 2 Mixing Drinks Competition, sementara tim Culinary Arts membawa pulang enam medali pada Global Culinary Challenge Malaysia 2025. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu bersaing di level internasional.
Mahasiswa Urban Planning menjuarai kompetisi nasional melalui konsep pengembangan kota yang inovatif dan berkelanjutan.
Ni Made Mirah Nathania Wibawa dinobatkan sebagai Miss Culinary Indonesia 2025, dan Fauzan Ardian yang terpilih sebagai Google Student Ambassador, menandakan kepercayaan industri global terhadap kualitas mahasiswa Pradita.
Prestasi di ranah non-akademik turut menguatkan profil mahasiswa yang holistik, yaitu Juara 2 Pusaka Championship (pencak silat) dan Kejuaraan Nasional Senior Gimnastik Aerobik.
Secara keseluruhan, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Pradita mampu mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman nyata di berbagai sektor industri, sekaligus membuktikan kesiapan mereka untuk berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.
Menutup rangkaian wisuda, Universitas Pradita menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya menghasilkan pemegang ijazah, tetapi generasi berkarakter, kreatif, dan adaptif yang siap mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Sejalan dengan perjalanan 50 tahun Summarecon dalam membangun ekosistem kota terpadu berkelanjutan, komitmen pendidikan ini menjadi bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Tentang Universitas Pradita
Universitas Pradita hadir sebagai wujud kontribusi Summarecon dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Universitas ini menawarkan pendekatan unik berupa repositori keilmuan yang mengintegrasikan pengalaman Summarecon di dunia properti dengan program studi yang relevan. Didukung oleh pemanfaatan Summarecon Smart City sebagai Living Laboratory, mahasiswa dapat belajar langsung dari para profesional sesuai bidangnya. Program SUAR (Summarecon Mengajar) dan PIJAR (Praktisi Mengajar) juga memperkuat pembelajaran dengan menghadirkan praktisi industri sebagai dosen, sehingga materi yang diberikan selalu relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan terkini.
Didirikan pada 2018 dengan nama Pradita Institute dengan 8 program studi, institusi ini berkembang pesat hingga bertransformasi menjadi universitas pada 2020 dengan 1 program studi D3, 11 program studi S1 dan 1 program studi S2. Mengusung konsep Enterprise University, Universitas Pradita memadukan kurikulum akademik dengan praktik terbaik dunia industri, menghasilkan lulusan kompeten dan berdaya saing tinggi. Hingga kini, lebih dari 1.000 alumni dari delapan angkatan telah berkiprah di berbagai perusahaan besar, termasuk Summarecon.
Jakarta, 5 Januari 2026
Diterbitkan oleh:
Corporate Communication
PT Summarecon Agung Tbk
Telp. (021) 4714567
E-mail: corporatecommunications@summarecon.com