Prestasi mahasiswa tidak hanya tercermin dari pencapaian akademik di ruang kelas, tetapi juga dari kemampuan mengembangkan potensi diri di luar perkuliahan. Melalui semangat Real Case Real Experience, mahasiswa didorong untuk aktif berproses, berkompetisi, dan mengasah karakter melalui berbagai pengalaman nyata, termasuk di bidang non-akademik seperti olahraga dan seni bela diri.
Hal tersebut dibuktikan oleh Nur Solihah Riyesti Pratiwi yang berhasil meraih Juara 2 pada ajang Pusaka Championship 2025, sebuah kejuaraan pencak silat tingkat nasional. Kompetisi ini diselenggarakan pada 28–30 November 2025 di GOR Merdeka, Kota Sukabumi, dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikannya ajang bergengsi yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan teknik bertanding yang matang.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menyeimbangkan tuntutan akademik dengan aktivitas non-akademik yang kompetitif. Pencak silat bukan hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga disiplin, fokus, dan ketangguhan mental—nilai-nilai yang sejalan dengan pembentukan karakter mahasiswa di dunia nyata. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengembangan diri di luar kelas memiliki peran penting dalam membentuk mahasiswa yang unggul dan berdaya saing.
Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani mencoba, berkompetisi, dan menorehkan prestasi di berbagai bidang. Karena pada akhirnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademis, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas diri melalui pengalaman nyata yang membanggakan di tingkat nasional.
Keep the Spirit! Real Case Real Experience!