Bangga! Mahasiswa Arsitektur Pradita Sabet Medali Liga DKI

by pradita | Mar 18,2026 | publication

Komitmen Pradita University dalam membentuk mahasiswa yang unggul tidak hanya tercermin di ruang kelas, tetapi juga melalui prestasi nyata di berbagai bidang. Hal tersebut dibuktikan oleh Ranof Andreano Fasalo, mahasiswa Arsitektur angkatan 2025, yang berhasil meraih medali dalam ajang Liga Taekwondo DKI Jakarta Series 12. Prestasi ini menjadi representasi bagaimana Pradita University mendukung pengembangan mahasiswa secara holistik—akademik maupun non-akademik.


Bagi Ranof, keputusan untuk kembali bertanding di tingkat perguruan tinggi bukanlah langkah yang mudah. Sebelumnya, ia telah terbiasa membawa nama SMA Budi Mulia dalam berbagai kompetisi. Namun di Liga DKI 12, ia memilih untuk membawa nama Pradita University—sebuah tanggung jawab sekaligus kebanggaan. Dukungan dari teman-teman kampus serta para pelatih menjadi motivasi kuat untuk kembali turun ke arena pertandingan.


Sebagai mahasiswa yang aktif di bidang non-akademik, Ranof menekuni taekwondo, boxing, dan kick boxing. Ia bahkan berkontribusi sebagai pelatih boxing serta asisten pelatih taekwondo dan kick boxing. Peran tersebut bukan hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga membangun kepemimpinan, tanggung jawab, dan manajemen tim—kompetensi yang selaras dengan Pradita Values.


Semangat Real Case Real Experience yang menjadi pendekatan pembelajaran di Pradita University juga tercermin dalam perjalanan Ranof. Ia menghadapi tantangan nyata seperti proses penurunan berat badan, menjaga performa fisik, serta membagi waktu antara jadwal latihan dan tugas perkuliahan. Situasi ini menjadi “real case” dalam kehidupannya sebagai mahasiswa: belajar mengelola prioritas, disiplin terhadap target, dan bertanggung jawab atas pilihan yang diambil.


Pradita University memberikan ruang dan dukungan bagi mahasiswa untuk berkembang sesuai minat dan potensinya. Lingkungan kampus yang suportif membuat Ranof mampu menyeimbangkan perannya sebagai mahasiswa Arsitektur sekaligus atlet. Dukungan moral dari rekan-rekan serta pemahaman akan pentingnya pengembangan diri di luar kelas menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang utuh.


Momen paling membanggakan bagi Ranof adalah ketika orang tua, pelatih, dan teman-temannya turut merasakan kebahagiaan atas medali yang ia raih. “Bangga, karena di balik medali tersebut ada proses yang harus dilakukan dan saya berhasil melewatinya,” ungkapnya. Bagi Ranof, medali bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan hasil dari konsistensi, disiplin, dan keberanian untuk mencoba kembali.


Pengalaman semasa SMA yang penuh dukungan dari para guru menjadi fondasi awal semangatnya. Kini, di Pradita University, semangat tersebut terus berkembang dalam lingkungan yang mendorong mahasiswa untuk berani membuka peluang baru. Ia pun menyampaikan pesan sederhana namun bermakna: “Jangan takut untuk membuka lembaran baru. Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali.”


Dukungan dari teman-teman kampus, para senior di UKM Taekwondo Pradita, serta para pelatih menjadi motivasi kuat bagi Ranof untuk kembali turun ke arena pertandingan. Lingkungan yang suportif ini memberikan dorongan moral sekaligus semangat baru untuk membawa nama Pradita University dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan.


Prestasi Ranof menjadi bukti bahwa Pradita University tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga individu yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan nyata—baik di industri maupun di kehidupan.